Indonesia Ceria Hadirkan Sekolah Alam di Pusat Kota
Untuk di pusat kota, amat susah menemukan lembaga pendidikan dengan tema besar sekolah alam. Hal ini karena tantangannya adalah konsep sekolah alam yang ada di berbagai tempat membutuhkan lahan yang luas, dimana hal tersebut amat sulit untuk ditemukan di pusat kota.
Tanah di pusat kota Jakarta sudah sangat mahal bila dibandingkan dengan lahan di bibir kota Jakarta, apalagi untuk lingkup kota Jakarta Pusat yang merupakan jantung aktivitas pemerintahan, bisnis dan politik.
Itu belum termasuk biaya investasi pembangunannya yang sangat mahal, karena memang membututuhkan sarana dan prasarana yang cukup beragam, unik, dan representatif untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar.
Tantangan lainnya bahwa belum semua masyarakat di daerah perkotaan yang mengenali konsep sekolah alam. Mereka lebih mengetahui dan menerimam dengan konsep sekolah formal yang saat ini memang menjamur di perkotaan.
Selain itu, sekolah alam di perkotaan juga berhadapan dengan SDM yang ada karena SDM sekolah alam memang harus memiliki passion yang besar dalam membangun generasi yang mencintai alam dengan konsep-konsp cerdas dan kreatif.Sekolah alam memiliki konsep cerdas dan menarik. Anak-anak tidak hanya diajarkan mencintai lingkungan tapi juga menjadi bagian kecil untuk mewujudkan perubahan besar dalam masyarakat.
Hakikatnya sekolah alam mendidik anak-anak untuk tidak mengutuk kegelapan, tapi menjadi bagian untuk menyalakan lilin di tengah masyarakat. Untuk itu, anak-anak dimotovasi untuk terjun dalam mengetahui, memberikan pemikiran dan menjadi bagian solusi dalam kehidupan kemasyarakatan.
Di pusat kota ada Sekolah Alam Cinta Indonesia (SACI) yang hadir melayani antusiasme kebutuhan orang tua untuk memperoleh pendidikan berbasis filosofi alam. Letak sekolah ini di Jakarta Pusat. Tepatnya di Jl. Rawasari Barat Blok E Nomor 271 B, Kelurahan Cempaka Putih Timur Kecamatan Cempaka Putih. Sekolah ini memang tidak seluas sekolah alam lainnya, sangat jauh malah dari jamaknya gambaran sebuah sekolah alam.
Namun, konsep sekolah alam di SACI amat unique dan spesial bagi anak didik. Spiritnya membangun kecintaan terhadap Indonesia dan menghargai keberagaman umat manusia. Selain mengakomodasi konsep-konsep utama sekolah alam yang sudah ada, sekolah banyak melakukan aktifitas di luar sekolah untuk mengtaktisi lahan yang kosong. Makanya menjadi sekolah berbasis fieldtrip pertama di Indonesia.
Fieldtrip ini dilaksanankan dua kali bahkan tiga kali seminggu. SAgenda anak didiknya untuk berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat begitu dikedepankan. Mereka akan mendatangi taman, museum, perpustakaan, panti asuhan, pasar, perkantoran, dan sarana dan prasarana umum.
Nilai tambah lain Sekolah Alam Cinta Indonesia, karena di sekolah ini anak-anak diajarkan untuk membangun karakter positif, menjadi generasi yang berkualitas dengan mengedepankan nilai-nilai toleransi, dan selalu berpikir kritis namun fleksibel. Sekolah ini memberikan pengantar dalam bahasa bilingual, membangun kepercayaan diri anak untuk bertanya, memberikan pengetahuan dan pemahaman secara terperinci, meningkatkan logika anak.
Selain itu, lembaga ini melakukan pendekatan psikologis dalam mengajarkan anak didik, dan memiliki program-program kerjasama kreatif untuk anak-anak serta memacu semangat pembelajaran yang penuh kemerdekaan untuk anak.
Konsep tersebut dapat berjalan dengan baik karena didukung sekolah tersebut didukung dengan SDM-SDM yang memiliki latar belakang psikologi dan pendidikan anak usia dini yang memiliki passion besar dalam dunia pendidikan, sehingga mereka dapat melakukan pendekatan dari ke hati kepada siswanya.
Selain itu, meski berstatus sekolah umum, untuk siswa-siswa muslim ada juga kelas khusus untuk meningkatkan kemampuan dalam membaca dan menghafal Alquran dan hadits, agar mereka nilai-nilai keislaman yang positif sudah dapat tertanam di usia dini.
Oh ya, visi besar dan menarik dari sekolah alam adalah sekolah generasi Inspirasi Indonesia. Mereka ingin anak didik mereka apapun profesinya apapun posisinya, kelak dapat menberikan kekuatan mencerdaskan, mencerahkan, dan memotivasi siapapun orang-orang yang ada di sekitar mereka. Mereka berpikiran bahwa hal yang terpenting bagi setiap manusia dan dapat mengubah diri mereka dan bahkan dunia adalah inspirasi.
Sehingga ketika mereka dapat menjadi inspirasi, maka mereka dapat melakukan perubahan. Ketika berada di bawah mampu memberikan contoh-contoh positif yang baik, ketika berada di atas mereka dapat memberikan maslahat luas bagi masyarakat, bangsa dan dunia.


Komentar
Posting Komentar